Seni dan Budaya Merauke yang Patut di Lestarikan (Foto: Secon
MERAUKE|SPIDER - Dari tahun ke tahun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Merauke telah mengupayakan pelestarian terhada umum dan secara khusus terhadap budaya Marind.
Hal ini sangat penting sebab,pelestarian budaya tersebut kami memulainya dengan cara membuat pendokumentasian budaya-budaya Marind di kabupaten Merauke.Hal ini disampaikan oleh Kadis Pariwisata dan kebudayaan Merauke, Drs Daud Hollengger M.Pd, ketika ditemui wartawan Suara Pilar Demokrasi.com, Kamis (16/1) diruang kerjanya.
Daud Hollenger mengatakan, bahwa kami dari sekarang ini sudah mencoba menaikkan propomensinya pada aktivitas seni budaya tetapi juga dalam penulisan pendokumentasian dalam bentuk buku-buku, Film dan terakhirnya festival Dambu yang sudah di lakukannya dan itu pun juga bagian dari pendokumentasian terhadap peningkatan budaya, ucapnya.
Secara keseluruhan Pemda Merauke membagi dalam 3 basis kelompok budaya. Pertama untuk sub suku Khima-khima berpusat berada di daerah distrik Kimaam ibu kota distrik Kimaam.Kedua untuk sub suku malind,yang di sebut dengan Bob Milah yang berada diwilayah pesisir.Ketiga sub suku Malimilah yang berada diwilayah perbatasan RI-PNG, tuturnya.
Maka dari itu pihak Pemda selama ini sudah memberikan perhatian serius terhadap tiga kelompok basis ini.Dan semua basis mendapatkan perhatian yang sama.Misalnya tahun lalu pemerintah menyelenggarakan Festival Dambu di Kimaam.Dan tahun ini,pemerintah akan membuat festival yang sama di daerah Sota bagi masyarakat Malind yang berdomisili diwilayah perbatasan,Imbuhnya lagi.
Daud menambahkan kegiatan ini dilakukan semata-mata hanya untuk memproteksi terhadap budaya-budaya Malind agar tidak punah.Walaupun kami telah membuat upaya-upaya untuk melakukan pelestarian budaya baik dalam bentuk tulisan maupun photo dan film.Namun dukungan untuk pelestarian budaya Malind ini belum maksimal baik oleh dinas-dinas yang lain,masyarakat adat dan juga lembaga masyarakat adat itu sendiri.
Ditambahkan lagi bahwa kelembagaan adat ini harus mendapatkan perhatian secara serius oleh semua pihak baik pemerintah maupun oleh masyarakat adat itu sendiri selaku pemilik dan pewaris budaya Malind.Bila perlu kelembagaan adat ini harus mendapat pembenahan ,dirawat,agar dan juga melakukan pendampingan terhadap mereka yang mereka yang duduk dalam lembaga masyarakat adat agar menjadi terampil dalam mengelola kelembagaan adat ini, ungkapnya.
Selain itu merauke saat menjadi daerah yang begitu terbuka di masuki oleh berbagai suku di Indonesia dengan berbagai pengaruhnya.Sebab itu ,budaya –budaya luar akan turut mempengaruhi budaya Malind.Apabila tidak ada upaya untuk melestarikan budaya ini maka budaya Malind ini akan punah.Berbicara tentang pelestarian budaya kembali refrensi atau ke dokumentasi budaya malind bahwa ada banyak tulisan catatan-catatan itukan refrensi budaya malind yang ketika di tulis pada tahun-tahun yang lampau kita bersyukur bahwa itu bukti lisan yang bisa di tulis menjadi aset kebudayaan tetapi tidak semuanya namun itu di wakili apa yang sebenarnya ada di kebudayaan marind sehingga perlu di lakukan penulisan ,pendokumentasian,pelestarian budaya.
Perihal ini perlu di lakukan itu dan yang kita lakukan selama ini aktivitas seni budaya di beberapa kawasan,kemudian mendukung supaya ada kemajuan seni budaya yang dimiliki Merauke papua supaya bisa dikenal oleh wisatawan lokal maupun asing ,dan untuk papua sudah di lakukan akivitas seni budaya ternyata semuanya itu berhasil tidak sia-sia sehingga ini menunjukkan bahwa kita ada satu perubahan dan ada peningkatan dimana pemerintah secara serius melihat bahwa kebudayaan ini menjadi bagian penting dalam rangka membangun masyarakat malind dan secara seluruh papua,sebab kalau kita tidak lakukan hal seperti ini,membangun kebudayaan namun sangat sulit untuk membangun yang lain,karena karakter,mentalitas dan sprit untuk berkarya selalu ada dalam roh kebudayaan itu sendiri .
Kendala yang di hadapi oleh kepala dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten Merauke adalah lemahnya dukungan dari dinas pariwisata dan kebudayaan propinsi Papua.Dinas kebudayaan belum banyak memberikan ruang supaya budaya malind masuk dalam keseluruhan papua sehingga dapat tempat ,ruang,waktu bahkan alokasi dana yang cukup untuk bisa mengembangkan kebudayaan papua dalam hal ini budaya malind di kabupaten merauke dan juga alokasi dana masih kurang harus ada penambahan,kemudian di sisi lain bahwa masalah yang berkaitan dengan kendala SKPD teknis yang di pimpimnya tidak banyak orang-orang berkecimpung yang memiliki kepedulian terhadap budaya papua atau malind lebih khususnya.
Dan ini faktor penghambat dari masalah pendanaan kurangnya dukungan,yang paling penting SDM pendukung yang ada di istansi tidak semuanya orang-orang yang pedulian terhadap kebudayaan ini .bapa daud tahun depan menempatkan orang-orang yang mempunyai memiliki kepedulian terhadap kebudayaan dan harus komitmen untuk membangun papua sebab kebudayaan papua akan tersingkir ,dan juga dukungan partisipasi itu sangat penting.Bila tidak ada dukungan, keterlibatan sangat sulit nutuk membangun papua,dan para pelaku wajib ikut memilikinya juga harus punya niat upaya melihat kebudayaan ini menjadi landasan bijak ,landasan pikir ,untuk bisa menciptakan dan medukung kemandirian yang di inginkan oleh masyarakat adat sendiri ,pada akhirnya akan bermuara pada sistem ketahanan kebudayaan papua khususnya malind memiliki pertahan yang baik .
Dengan demikian semua pihak dari pemerintah, masyarakat adat,dan kemudian ada dukungan-dukungan dari pihak luar,karena ini harus di lakukan pembenaan, penataan papua secara keseluruhan tapi lebih khusus kebudayaan malind yang ada di kabupaten merauke .
Harapan dari kepala dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten merauke ,kebudayaan harus di pertahankan untuk menjaga kemurnian adat dan berjalan sesuai dengan norma-norma aturan adat yang berlaku,sebab kalau keluar dari norma-norma aturan adat yang berlaku justru akan menjadi orang asing yang hidup di atas negerinya sendiri atau di atas tanahnya sendiri dan tunjukkanlah identias serta tunjukan kapasitasnya atau menunjukan siapa dia malind anim di atas negeri ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar